Jumat, 22 Mei 2026

REBUN PAGI PERANGKAT DESA

Bakti rebun pagi merupakan istilah lokal (biasanya merujuk pada tradisi di wilayah tertentu  yang berarti kegiatan gotong royong atau kerja bakti yang dilakukan masyarakat bersama pemerintah desa di fajar menyingsing (subuh/pagi sekali). Bagi seorang perangkat desa, kegiatan ini adalah bentuk pelayanan nyata dan teladan langsung dalam menggerakkan kepedulian warga terhadap lingkungan desa sejak awal hari.


Mencintai Negara Dan Bangsa ,Terlihat Sepele Tetapi 
Jiwa Rasa Memiliki Merupakan Jiwa Patriotisme Yang Tak Bisa Ditawar
Bapak Abdullah (Sekretaris Desa)  Perangkat Desa Kadupandak

Berikut adalah gambaran peran dan esensi bakti rebun pagi bagi seorang perangkat desa:
Peran Perangkat Desa dalam Bakti Rebun Pagi
  • Pelopor Gerakan: Datang paling awal ke lokasi untuk mengoordinasi warga dan menyiapkan peralatan kerja bakti.
  • Penggerak Swadaya: Mengajak tokoh masyarakat, pemuda, dan warga sekitar untuk menjaga tradisi kebersamaan lewat pengumuman atau pendekatan personal.
  • Pekerja Lapangan: Ikut turun langsung membersihkan saluran air, merapikan jalan desa, atau membersihkan fasilitas umum tanpa sekat pembatas dengan warga.

Salah Satu Peserta Berseka Se-Kabupaten Ciamis
Kepala Desa Kadupandak Bapak Jana Sujana Beserta Istri Dan Perangkat
Manfaat Kegiatan bagi Tata Kelola Desa
    • Sarana Serap Aspirasi: Menjadi ruang informal bagi warga untuk menyampaikan keluhan atau masukan terkait pelayanan publik sambil bekerja.
    • Penguatan Gotong Royong: Menghidupkan kembali nilai-nilai lokal yang mulai luntur akibat modernisasi melalui aksi nyata di pagi hari.
    • Efisiensi Pembangunan: Mempercepat perbaikan fasilitas skala kecil di lingkungan Rukun Tetangga (RT) atau Rukun Warga (RW) tanpa harus menunggu anggaran formal.
Hubungan dengan Tugas Formal Perangkat Desa
Setelah menyelesaikan bakti rebun pagi, perangkat desa akan melanjutkan tanggung jawab formalnya di kantor desa, yang meliputi:
      1. Apel Pagi: Mengikuti rutinitas dan evaluasi kinerja yang dipimpin oleh Kepala Desa.
      2. Pelayanan Administrasi: Melayani kebutuhan surat-menyurat, kependudukan, dan bantuan sosial bagi masyarakat.
      3. Penyaluran Informasi: Menyampaikan program kerja terbaru pemerintah pusat maupun daerah kepada komunitas lokal. 

Bapak Abdul Aziz Jaelani Kaur Keuangan
Motorik Administrasi Desa Dalam Pengelolaan Keuangan Desa
Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang kegiatan ini, apakah Anda membutuhkan contoh teks sambutan untuk mengajak warga, atau ingin tahu cara menyusun jadwal kerja bakti yang efektif di lingkungan desa?

Rabu, 13 Mei 2026

GERTAM CABAI DESA MEKARSARI


Ibu Fuji - Kaur Keuangan Desa Mekarsari 

Sebelum Melaksanakan Kegiatan Mencintai Negara Mengibarkan Bendera merupakan Identitas ,Bahwa Teritorial Bangsa Dan Negara Dijungjung Tinggi Sampai Urat Nadi Perangkat Desa Sebagi Ujung Tombak Pemerintahan Yang Berdaulat.




Gerakan Tanam Cabai (Gertam Cabai)
merupakan inisiatif nasional yang digerakkan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) untuk mengoptimalkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan produktif keluarga. Program ini diintegrasikan secara masif oleh TP PKK pusat hingga tingkat dasawisma di berbagai wilayah Indonesia. 

Pelaksanaan muali persiapan sampai penyediaan benih disediakan oleh BUMDES MERALAYA melaui unit pertanian,Program Ketahanan Pangan 2026 ,Kegiatan tersebut dihdiri oleh Kepala Desa Mekarsari Kecamatan Tambaksari,Koordinator Pendamping Desa Kecamatan Tamnaksari,Pendamping Lokal Desa (PLD) Desa Mekarsari ,PPL Pertanian Kecamatan Tambaksari,Kecamatan Tambaksari,PKK Kecamatan Tamabaksari,Benih yang ditanam sebayank 5000 benih pohon cabai, pelaksanan kegiatan 13 Mei 2026 ,yang berlokasi disamping lapang PLPM Bukit Meralaya.



Tujuan Utama Gerakan


Kendalikan Inflasi: Menekan lonjakan harga pangan di pasar akibat komoditas cabai.
Ketahanan Pangan: Memenuhi kebutuhan dapur harian secara mandiri dari pekarangan rumah.
Kesejahteraan Ekonomi: Menghemat pengeluaran belanja dapur sekaligus menjual hasil panen berlebih.
Kesehatan Keluarga: Menyediakan bahan pangan segar dan bergizi gratis guna mendukung penurunan angka stunting.
Implementasi Program: Wujud nyata program unggulan "Aku Hatinya PKK" (Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman).

Mekanisme Pelaksanaan PKK

Ketentuan Jumlah: Setiap rumah diimbau menanam minimal 5 pohon cabai di lahan masing-masing.
Media Tanam: Menggunakan pot, polybag, ember bekas, maupun ditanam langsung pada tanah bebas.
Kebun Demplot: PKK tingkat desa/kelurahan menyediakan kebun contoh (demplot) untuk pembibitan awal.
Kolaborasi Instansi: Menggandeng Dinas Pertanian daerah untuk distribusi bantuan benih, pupuk gratis, dan bimbingan teknis.
Pemanfaatan Dana: Pengoptimalan alokasi dana desa dan tanah khas desa untuk pengembangan program kelompok tani wanita. 



Panduan Teknis Menanam Cabai

Sediakan Media: Gunakan pot yang memiliki lubang drainase di bawahnya agar air tidak menggenang.

Campur Tanah: Campurkan tanah berkualitas tinggi dengan pupuk kompos sebagai nutrisi awal penanaman.

Pindahkan Bibit: Masukkan bibit tanaman cabai yang berumur sekitar 20 hari dari penyemaian ke dalam pot.

Penyiraman Rutin: Siram secukupnya dengan air bersih setiap pagi atau sore hari agar kelembapan terjaga.

Cahaya Matahari: Tempatkan tanaman di area terbuka yang terkena sinar matahari langsung.

Pemupukan Susulan: Berikan pupuk daun atau pupuk NPK secara berkala untuk merangsang pembuahan lebat.

Panen Cabai: Buah cabai siap dipanen dalam kurun waktu 75 hingga 100 hari setelah masa tanam. 


GERAKAN TANAM CABAI (GERTAM) TP PKK KECAMATAN TAMBAKSARI


Jika Anda ingin memulai penanaman mandiri di rumah, beri tahu saya:

Apakah Anda memiliki lahan pekarangan yang luas atau lahan sempit/terbatas?

Jenis benih cabai apa yang ingin Anda tanam (cabai rawit, keriting, atau besar)?

Apakah Anda sudah memiliki media tanam dan pupuk yang siap digunakan?

Saya akan memberikan panduan langkah demi langkah khusus sesuai kondisi rumah Anda.







Selasa, 23 Desember 2025

TPP UJUNG TOMBAK KEMENTRIAN DESA

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto meminta Tenaga Pendamping Profesional (TPP) tidak meremehkan tugas baik dalam skala desa, kecamatan, kabupatan, maupun provinsi. Sebagai ujung tombak Kemendes PDT, TPP wajib meningkatkan kapasitas dan memperkuat rasa soliditas untuk memastikan pembangunan desa tidak keluar dari jalurnya berikut dengan pemanfaatan dana desa.


Pengabdian kita di Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal menjadi sesuatu yang sangat bernilai dan strategis jadi perlu kekompakan kita semua. Maka konsolidasi menjadi relevan karena kalau tidak seirama, bagaimana membangun dari desa bisa kita sukseskan.
"Saya mohon kepada TPP karena Bapak Ibu adalah ujung tombak Kemendes saya meyakini peran bapak ibu sangat strategis dan sangat menentukan masa depan Indonesia dengan cara membangun desa. Jangan sampai minder atau jangan sebagai pekerjaan ini jadi pelarian atau job sampingan,".


Kalau Tidak Seirama, Bagaimana Bangun Desa Bisa Kita Sukseskan , Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) mengingatkan agar Tenaga Pendamping Profesional (TPP) tak meremehkan tugas baik dalam skala desa, kecamatan, kabupaten, maupun provinsi. Yandri bilang TPP punya peran vital sebagai ujung tombak Kemendes PDT. Ditjen Bina Pemdes Kemendagri Tegaskan Pentingnya Komitmen Kuat Selesaikan Batas Desa.Penderita Diabetes Harus Mulai Minum Ini Pagi-Siang-Sore Menurut dia, setiap TPP wajib meningkatkan kapasitas dan memperkuat rasa soliditas. Bagi Yandri, hal itu untuk memastikan pembangunan desa tak keluar dari jalurnya.  Dia menuturkan pengabdian di Kemendes PDT jadi sesuatu yang bernilai dan strategis. Dengan demikian, perlu kekompakan kita semua.  Diharapkan Dapat Memantik Percepatan Penyelesaia Batas Desa "Maka konsolidasi menjadi relevan karena kalau tidak seirama, bagaimana membangun dari desa bisa kita sukseskan," kata Yandri saat acara Peningkatan Kapasitas dan Konsolidasi TPP dalam Optimalisasi Pemberdayaan Masyarakat Desa serta Monev Implementasi Regulasi Terbaru Kepmendesa 294/2025.

Yandri mengingatkan TPP memiliki peran yang strategis karena bisa menentukan masa depan Indonesia dengan cara membangun desa. Ada 5 ribu Desa yang Ditargetkan Penyelesaian Batas Desanya oleh Ditjen Bina Pemdes .


Yandri meyakini tertib aturan adalah modal utama sehingga setiap langkah TPP selaras dengan tugasnya dan aman secara hukum. "Kami sudah komitmen di Kemendes tidak ada jual beli jabatan, sogok menyogok jabatan. Kalau ada TPP yang dievaluasi oleh kami bukan karena ada sogokan tapi ikut aturan dan mau desa semakin baik," ujar Yandri. Pun, ia menambahkan untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Yandri minta TPP memanfaatkan perkembangan digital sebaik mungkin. Salah satunya untuk mempublikasikan kondisi desa tanpa mengabaikan aturan dalam bermedia sosial. "Jangan gaptek dengan media sosial. Minimal punya Tiktok atau Instagram atau Twitter atau YouTube sebagai sarana untuk mempublikasikan tentang desanya kepada publik,"


Selasa, 14 Januari 2025

TPP Kab. Ciamis Hadir Dalam Peringatan Hari Desa Tingkat Nasional

SUBANG, yusuptambaksari.blogspot.com-Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal bakal menggelar acara ‘Peringatan Hari Desa’ pada 14-15 Januari 2025 di Lapangan Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Sesuai rencana, Peringatan Hari Desa akan dihadiri Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal akan dipusatkan di Desa Cisaat. Seluruh Tenaga Pendamping Profesional ( TPP ) hadir dan memeriahkan terutama TPP Kab.Ciamis pada agenda tersebut, dikabarkan ada 10 Menteri, Gubernur terpilih Dedi Mulyadi Rafi Ahmad, Desi Ratnasari dan artis ibu kota lainnya akan hadir.

Acara Peringatan Hari Desa 2025 bakal diisi dengan sejumlah kegiatan mulai dari diskusi, lomba, hingga permainan tradisional desa. Kehadiran beragam acara tersebut bertujuan agar nilai dan budaya yang ada di desa dapat terus terjaga. Sehingga menjadi daya tarik dan pusat ekonomi baru.

Selain itu, acara tersebut juga bakal diisi kegiatan pagelaran seni budaya, ekspo Bumdes, gerakan ketahanan pangan, ruwatan desa, ngariung bersama warga, pagelaran wayang golek, dan lain sebagainya.

Pada acara puncak, ada pula launching festival bangun desa bangun Indonesia, launching buku panduan lomba, launching buku panduan pemuda-pemudi pelopor desa, serta gerakan ketahanan pangan di desa dengan penanaman padi dan jagung.

Acara yang mengusung ‘Membangun dari Desa, dari Bawah untuk Pemerataan Pembangunan’ ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pentingnya pembangunan desa.

Pasalnya, kehadiran desa sangat penting untuk mewujudkan Indonesia maju. Desa memiliki berbagai peran penting seperti pada aspek ekonomi, sosial, hingga budaya.

Misalnya menyuplai beragam kebutuhan pokok hingga tenaga kerja di perkotaan. Desa juga memiliki daya tarik tersendiri untuk menjadi pusat ekonomi baru.

Rabu, 02 November 2022

MUSDES PERUBHAN NAMA KABUPATEN



Pemerintah Desa Sukanagara Kecamatan Jatinagara Kabupaten Ciamis melakukan musyawarah desa terkait dengan perubahan nama Sebagaimana diketahui bahwa Pemda Kab. Ciamis telah berencana untuk mengganti nama Kabupaten Ciamis menjadi Kabupaten Galuh. 

Hal tersebut, sebagai bentuk keseriusan Pemdakab Ciamis dalam menindaklanjuti tuntutan dan aspirasi berbagai kalangan masyarakat untuk melakukan penggantian nama Kabupaten Ciamis kembali ke Kabupaten Galuh.

Ketua BPD, Handa Hadianto menyampaikan perubahan nama dari Ciamis ke Galuh secara bertahap telah disosialisasikan kepada masyarakat dan selanjutnya melihat tanggapan dari masyarakat itu sendiri. Dalam hal musyawarah desa pergantian nama kabupaten dihadiri oleh BPD,Pemerintah Desa,Pendamping Desa,Bidan Desa,PKK dan Tokoh Masyarakt serta  masyrakat lainnya.

Ia menerangkan bahwa zaman dulu Galuh pernah mencapai zaman keemasan sebelum kemudian dirubah menjadi Kabupaten Ciamis oleh Belanda. 

"Dengan merubah nama Galuh menjadi Ciamis pada waktu lalu  merupakan salah satu strategi Belanda untuk memecah belah rakyat pada saat itu, "  dalam acara Sosialisasi Rencana Perubahan Nama Galuh ke Ciamis (14/10/2022) di Aula Setda Ciamis.

Pemerintah Desa Sukanagara Kecamatan Jatinagara Kabupaten Ciamis serius dengan rencana mengganti nama menjadi Kabupaten Galuh. Meski wacana mengembalikan nama Galuh tersebut sudah terdengar sejak lama hingga bertahun-tahun namun belum terwujud.

Galuh adalah sebuah nama kerajaan yang besar yang berkedudukan di wilayah Ciamis. Sehingga masyarakat Ciamis berhak untuk memakai nama Galuh tersebut sebagai pewarisnya. Dorongan masyarakat untuk mengembalikan nama Galuh pun terus disuarakan.

Ketua BPD menyampikan bahwa Bupati Ciamis Hediat Sunarya menyebut untuk mewujudkan hal itu, pihaknya telah melakukan kajian-kajian. Mengingat penggantian nama Ciamis jadi Galuh perlu proses dan tahapan.

"Tahun 2022 ini kami sudah melakukan kajian. Ciamis akan berganti jadi Galuh. Semoga dengan waktu yang tidak terlalu lama, Ciamis akan kembali ke Galuh," .

BPD mengatakan sebagai pewaris leluhur, nama Galuh sudah ada dalam hati semua warga. Untuk itu, BPD meminta doa dan dukungannya untuk kelancaran prosesnya.

"Sudah terpatri dalam hati kita, harus punya semangat kebersamaan dan membangun Galuh ini agar lebih baik dan sejahtera," ungkapnya.

Sementara itu, Kadisbudpora Ciamis Erwan Darmawan mengatakan pihaknya telah melakukan proses kajian. Tak hanya itu, ia pun akan mempelajari kepada daerah lain yang sebelumnya telah melakukan penggantian nama daerah.

Dalam waktu dekat, Disbudpora Ciamis pun akan melakukan forum grup diskusi (FGD) dengan tokoh, budaya dan pihak lainnya. Dalam FGD tersebut salah satunya akan membahas hasil kajian.

"Tentu kita serius dengan rencana penggantian nama Ciamis jadi Galuh ini. Kita akan segera melakukan FGD untuk membicarakan penggantian nama Galuh," ujarnya.

Selasa, 07 Juni 2022

Kolaborasi HKP Dan HUT Kabupaten Ciamis Ke-380

Ciamis. Dalam waktu dekat para petani Kabupaten Ciamis akan melaksanakan hajat tahunan insan pertanian yaitu Hari Krida Pertanian (HKP).

          
Peserta Kecamatan Jatinagara

HKP merupakan wujud raya syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala nikmat dan karunia yang di anugrahkan kepada para petani, yang diperingati setiap tanggal 21 Juni setiap tahunnya. Peringatan HKP sebelum pandemi Covid-19 rutin dilaksanakan mulai tingkat kabupaten, Provinsi dan nasional; namun karena pandemi Covid-19 pada tahun 2020 hanya dilaksanakan di tingkat nasional secara virtual. Pada tahun 2021 yang lalu, di Kabupaten Ciamis kembali digelar HKP dengan peserta dibatasi dan tetap melaksanakan protokol kesehatan, yang lokasinya disebar di 27 kecamatan.


Setia Dalam Guyuran Hujan

Selanjutnya ada yang berbeda pada tahun ini, rencananya peringatan HKP ke-50 akan dikolaborasikan dengan peringatan hari jadi Kabupaten Ciamis Ke-380, yang juga diperingati pada setiap bulan Juni, tepatnya pada tanggal 12.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Slamet Budi Wibowo, SP., MSi, menjelaskan “HKP Ke 50 akan sangat meriah, kegiatannya akan menyatu dengan Rangkaian acara hari jadi Kabupaten Ciamis Ke-380. Kegiatan akan dipusatkan di 5 titik Eks Kewedanaan dan nantinya akan dimeriahkan dengan Lomba Stand Pameran, Lomba Mengupas Kelapa, dan Lomba Merangkai Buah dan Sayur, dan berbagai pentas seni dan budaya”, jelasnya.

“Bukan hanya itu, kegiatan HPK ke-50 ini juga akan dimeriahkan dengan prosesi Ngarak Pataka yang merupakan acara sakral yang juga dijadikan tajuk utama dalam prosesi perayaan Ulang Tahun Kabupaten Ciamis yang Ke-380”, tambahnya.

Adapun Kegiatan HKP Ke-50 ini akan dilaksanakan di Eks Kewedanaan Banjarsari pada tanggal 04 Juni 2022 di lapangan Diktakerti Pamarican, Eks Kewedanaan Rancah pada tanggal 05 Juni 2022 di lapangan Wirabaya Rajadesa, Eks Kewedanaan Kawali pada tanggal 06 Juni 2022 di Lapangan Desa Rawa Lumbung, Eks Kewedanan Panumbangan pada tanggal 07 Juni 2022 di Situ Cibubuhan Sukamantri, dan yang terakhir Eks Kewedanan Ciamis pada Tanggal 08 Juni 2022 di Lapangan Margaluyu Cikoneng.

Rabu, 01 September 2021

Pengecoran Jalan Desa


Antusiasme Warga Dalam Kegiatan Pengecoran Jalan Desa

Desa Dayeuhluhur Kecamatan Jatinagara Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat


Situasi Pengecoran di Jalan Desa Dayeuhluhur

Masyarakat Desa Dayeuhluhur khusunya Dusun  Randegan Pengecoran jalan lingkar antar desa Sip 1  07 wib RT 27 dan 28 Sip 2  12,30 wib RT 39,30,32 telah melaksanakan kegiatan pengecoran jalan sepanjang 170 Meter , keadaan jalan sekarang ini sudah banyak yang berlubang sehingga perlu dilakukan pengecoran. Adapun anggaran yang digunakan untuk pengecoran ini berasal dari Dana Desa Tahap 2 Tahun 2021.


Sejak pagi masyarakat sudah berbondong-bondong mendatangi lokasi pengecoran, baik dari Dusun Randegan ataupun dari Dusun lainnya yang membantu. Masyarakat pun membawa alat-aat untuk pengecoran seperti cangkul, angkong dan sekop. Untuk pemakaian mesin cor kali ini akan menggunakan dua mesin mengingat jumlah masyarakat yang banyak dan juga agar pengecoran berjalan lebih cepat.

Warga yang datang membludak di luar perkiraan.

“Alhamdulillah masyarakat Desa Dayeuhluhur sangat antusias dalam bidang kegiatan pembangunan hal ini bisa dilihat dari melubernya warga yang datang dan semangat ini patut dipertahankan. bukan hanya tenaga masyarakat pun turut menyumbang berbagai makanan dan minuman alakadarnya guna menambah semangat para pekerja dan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah,Kementrian Desa atas Dana Desa , dan kepada rekan-rekan Pendamping Desa karna selalu mendampingngi Desa” ucap Kepala Desa Dayeuhluhur ( Bpk. Mumu Rohman ), di sela-sela kegiatan pengecoran.

Bapak Mumu Rohman ,Kepala Desa Dayeuhluhur Kec.Jatinagara Kab.Ciamis Prov. Jawa Barat

Dengan pengecoran jalan ini diharapkan bisa bermanfaat bagi warga Desa Dayeuhluhur untuk menunjang berbagai kegiatan perekonomian warga dan arus mobilisasi barang.( Yusup_PD.P Kec.Jatinagara )