Rabu, 10 Juni 2026

RAPAT KOORDINASI TPP SE-KABUPATEN CIAMIS

Rapat Koordinasi Pendamping Desa bertempat di Kecamatan Baregbeg Desa Pusakanagara pada Tanggal 8 Juni 2026, Jam 08-16.00 Wib, Pembukaan oleh Camat Kecamatan Baregbeg,Kepala Desa Pusakanagara. Menyampaikan terima kasih atas undangannya dan memberikan apresiasi telah menjalin hubungan kerja yang harmonis dari setiap jenjang pendamping desa, harapannya lebih dari meningkatkan kembali dari dari yang sudah baik ,terus menjalin sinergitas baik lintas bidang maupun lintas sektoral,untuk Kabupaten Ciamis. 


Kepala Dinas DPMD Kabupaten Ciamis yang diwakili oleh Sekretaris Dinas menyampaikan hal serupa terkait Fungsi utama sinergitas adalah menggabungkan berbagai elemen, sumber daya, atau keahlian untuk menghasilkan dampak yang jauh lebih besar dan bernilai dibandingkan jika dikerjakan sendiri-sendiri. Prinsip dasarnya adalah 1 + 1 > 2, di mana kolaborasi menciptakan efisiensi dan inovasi yang optimal.


Berikut adalah fungsi utama dari sinergitas:
  • Meningkatkan Efisiensi: Membagi beban kerja, menghemat waktu, serta menekan biaya operasional.
  • Mendorong Inovasi: Memungkinkan pertukaran pengetahuan, kreativitas, dan sudut pandang yang berbeda dari setiap pihak.
  • Mencapai Tujuan Bersama: Menyatukan berbagai sumber daya untuk mencapai target besar yang lebih efektif.
  • Membangun Hubungan Harmonis: Memupuk rasa saling percaya (trust) dan kepedulian antar individu maupun organisasi.
Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Pendamping Desa merupakan pertemuan strategis berkala antara Pendamping Lokal Desa (PLD), Pendamping Desa (PD), dan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) bersama Pemerintah Daerah dan Kementerian terkait. Agenda ini berfungsi untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi progres pendampingan, dan mempercepat pembangunan desa. 

Tujuan dan Fungsi Utama Rakor
  • Evaluasi & Sinergi: Membahas capaian program, mengevaluasi tantangan di lapangan, dan merumuskan solusi atas masalah sosial dan kemasyarakatan.
  • Peningkatan Kapasitas: Mengupgrade pengetahuan pendamping desa terkait regulasi baru, pengelolaan keuangan, dan sistem pemberdayaan masyarakat. 
  • Perencanaan Strategis: Menyelaraskan arah pendampingan agar sesuai dengan tujuan pembangunan desa berkelanjutan (SDGs Desa),ID (Indeks Desa), e-HDw,Perencanaan Desa,KMP,Bumdesa dan lain-lain.
Peserta yang Terlibat
  • Pendamping Lokal Desa (PLD): Fokus mendampingi desa tingkat desa.
  • Pendamping Desa (PD): Berperan sebagai koordinator pendampingan di tingkat kecamatan.
  • Tenaga Ahli (TAPM): Memberikan dukungan teknis dan koordinasi di tingkat kabupaten/kota.
  • Pemerintah Daerah: Melibatkan unsur Dinas PMD, Bappeda, hingga Kepala Daerah.
  • Pemerintah Kecamatan : berfungsi sebagai koordinator penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat di tingkat wilayah di bawah kabupaten atau kota. Dipimpin oleh seorang Camat, kecamatan bertindak sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah untuk memastikan urusan wilayah berjalan lancar.
  • Pemerintah Desa : berfungsi sebagai penyelenggara urusan pemerintahan, pembangunan, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat di tingkat paling dasar. Dipimpin oleh Kepala Desa, pemerintah desa merupakan ujung tombak pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan warga.
Rincian fungsi utama pemerintah desa meliputi:
  • Penyelenggaraan Pemerintahan: Mengelola administrasi desa, membuat peraturan desa, dan mengurus tata kelola keuangan serta aset desa. 
  • Pelaksanaan Pembangunan: Merencanakan, memanfaatkan, dan memelihara sarana prasarana desa, seperti jalan lingkungan, irigasi, dan fasilitas umum. 
  • Pembinaan Kemasyarakatan: Menjaga ketenteraman, ketertiban, serta menyelenggarakan kegiatan keagamaan, kebudayaan, dan kesehatan di lingkungan warga. 
  • Pemberdayaan Masyarakat: Meningkatkan kapasitas warga melalui pelatihan keterampilan, bantuan kelompok tani, dan pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). 
  • Pelayanan Administrasi: Menerbitkan surat pengantar, mengelola data kependudukan, serta memfasilitasi pengurusan dokumen sipil bagi warga setempat.


Pembahasan materi rapat koordinasi TPP Se-Kabupaten Ciamis :

- Indeks Desa (ID), mulai di buka, d pelajari, di isi. Tnpa menunggu surat resmi. 
- DAILY REPORT V3. 
  Lebih detaila dan teliti lgi dalam pengisian, dan bsa membedakan antara 
  aktifitas dan kunjungan 
- Baju Seragam (versi Baru) 

LAPORAN ke PIC 

- laporan peningkatan kapasitas, sering d update setiap bulan dan sesuai  sikl
  Sesuai dengan siklus;
- update Pendaftaran Badan Hukum Desa ;
- pemeringkatan Bumdesa, Bumdesma;
- update Penyaluran DD ;
- update EHDW ;
- evaluasi REALISASI DD 2025 ;
- terdapat format baru utk REALISASI DD 2026 ;
- update Penanganan Masalah ;
- update APBDESA 2026;
- Paparan dari Dinas PMD;
- dll.


Jumat, 22 Mei 2026

REBUN PAGI PERANGKAT DESA

Bakti rebun pagi merupakan istilah lokal (biasanya merujuk pada tradisi di wilayah tertentu  yang berarti kegiatan gotong royong atau kerja bakti yang dilakukan masyarakat bersama pemerintah desa di fajar menyingsing (subuh/pagi sekali). Bagi seorang perangkat desa, kegiatan ini adalah bentuk pelayanan nyata dan teladan langsung dalam menggerakkan kepedulian warga terhadap lingkungan desa sejak awal hari.


Mencintai Negara Dan Bangsa ,Terlihat Sepele Tetapi 
Jiwa Rasa Memiliki Merupakan Jiwa Patriotisme Yang Tak Bisa Ditawar
Bapak Abdullah (Sekretaris Desa)  Perangkat Desa Kadupandak

Berikut adalah gambaran peran dan esensi bakti rebun pagi bagi seorang perangkat desa:
Peran Perangkat Desa dalam Bakti Rebun Pagi
  • Pelopor Gerakan: Datang paling awal ke lokasi untuk mengoordinasi warga dan menyiapkan peralatan kerja bakti.
  • Penggerak Swadaya: Mengajak tokoh masyarakat, pemuda, dan warga sekitar untuk menjaga tradisi kebersamaan lewat pengumuman atau pendekatan personal.
  • Pekerja Lapangan: Ikut turun langsung membersihkan saluran air, merapikan jalan desa, atau membersihkan fasilitas umum tanpa sekat pembatas dengan warga.

Salah Satu Peserta Berseka Se-Kabupaten Ciamis
Kepala Desa Kadupandak Bapak Jana Sujana Beserta Istri Dan Perangkat
Manfaat Kegiatan bagi Tata Kelola Desa
    • Sarana Serap Aspirasi: Menjadi ruang informal bagi warga untuk menyampaikan keluhan atau masukan terkait pelayanan publik sambil bekerja.
    • Penguatan Gotong Royong: Menghidupkan kembali nilai-nilai lokal yang mulai luntur akibat modernisasi melalui aksi nyata di pagi hari.
    • Efisiensi Pembangunan: Mempercepat perbaikan fasilitas skala kecil di lingkungan Rukun Tetangga (RT) atau Rukun Warga (RW) tanpa harus menunggu anggaran formal.
Hubungan dengan Tugas Formal Perangkat Desa
Setelah menyelesaikan bakti rebun pagi, perangkat desa akan melanjutkan tanggung jawab formalnya di kantor desa, yang meliputi:
      1. Apel Pagi: Mengikuti rutinitas dan evaluasi kinerja yang dipimpin oleh Kepala Desa.
      2. Pelayanan Administrasi: Melayani kebutuhan surat-menyurat, kependudukan, dan bantuan sosial bagi masyarakat.
      3. Penyaluran Informasi: Menyampaikan program kerja terbaru pemerintah pusat maupun daerah kepada komunitas lokal. 

Bapak Abdul Aziz Jaelani Kaur Keuangan
Motorik Administrasi Desa Dalam Pengelolaan Keuangan Desa
Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang kegiatan ini, apakah Anda membutuhkan contoh teks sambutan untuk mengajak warga, atau ingin tahu cara menyusun jadwal kerja bakti yang efektif di lingkungan desa?

Rabu, 13 Mei 2026

GERTAM CABAI DESA MEKARSARI


Ibu Fuji - Kaur Keuangan Desa Mekarsari 

Sebelum Melaksanakan Kegiatan Mencintai Negara Mengibarkan Bendera merupakan Identitas ,Bahwa Teritorial Bangsa Dan Negara Dijungjung Tinggi Sampai Urat Nadi Perangkat Desa Sebagi Ujung Tombak Pemerintahan Yang Berdaulat.




Gerakan Tanam Cabai (Gertam Cabai)
merupakan inisiatif nasional yang digerakkan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) untuk mengoptimalkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan produktif keluarga. Program ini diintegrasikan secara masif oleh TP PKK pusat hingga tingkat dasawisma di berbagai wilayah Indonesia. 

Pelaksanaan muali persiapan sampai penyediaan benih disediakan oleh BUMDES MERALAYA melaui unit pertanian,Program Ketahanan Pangan 2026 ,Kegiatan tersebut dihdiri oleh Kepala Desa Mekarsari Kecamatan Tambaksari,Koordinator Pendamping Desa Kecamatan Tamnaksari,Pendamping Lokal Desa (PLD) Desa Mekarsari ,PPL Pertanian Kecamatan Tambaksari,Kecamatan Tambaksari,PKK Kecamatan Tamabaksari,Benih yang ditanam sebayank 5000 benih pohon cabai, pelaksanan kegiatan 13 Mei 2026 ,yang berlokasi disamping lapang PLPM Bukit Meralaya.



Tujuan Utama Gerakan


Kendalikan Inflasi: Menekan lonjakan harga pangan di pasar akibat komoditas cabai.
Ketahanan Pangan: Memenuhi kebutuhan dapur harian secara mandiri dari pekarangan rumah.
Kesejahteraan Ekonomi: Menghemat pengeluaran belanja dapur sekaligus menjual hasil panen berlebih.
Kesehatan Keluarga: Menyediakan bahan pangan segar dan bergizi gratis guna mendukung penurunan angka stunting.
Implementasi Program: Wujud nyata program unggulan "Aku Hatinya PKK" (Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman).

Mekanisme Pelaksanaan PKK

Ketentuan Jumlah: Setiap rumah diimbau menanam minimal 5 pohon cabai di lahan masing-masing.
Media Tanam: Menggunakan pot, polybag, ember bekas, maupun ditanam langsung pada tanah bebas.
Kebun Demplot: PKK tingkat desa/kelurahan menyediakan kebun contoh (demplot) untuk pembibitan awal.
Kolaborasi Instansi: Menggandeng Dinas Pertanian daerah untuk distribusi bantuan benih, pupuk gratis, dan bimbingan teknis.
Pemanfaatan Dana: Pengoptimalan alokasi dana desa dan tanah khas desa untuk pengembangan program kelompok tani wanita. 



Panduan Teknis Menanam Cabai

Sediakan Media: Gunakan pot yang memiliki lubang drainase di bawahnya agar air tidak menggenang.

Campur Tanah: Campurkan tanah berkualitas tinggi dengan pupuk kompos sebagai nutrisi awal penanaman.

Pindahkan Bibit: Masukkan bibit tanaman cabai yang berumur sekitar 20 hari dari penyemaian ke dalam pot.

Penyiraman Rutin: Siram secukupnya dengan air bersih setiap pagi atau sore hari agar kelembapan terjaga.

Cahaya Matahari: Tempatkan tanaman di area terbuka yang terkena sinar matahari langsung.

Pemupukan Susulan: Berikan pupuk daun atau pupuk NPK secara berkala untuk merangsang pembuahan lebat.

Panen Cabai: Buah cabai siap dipanen dalam kurun waktu 75 hingga 100 hari setelah masa tanam. 


GERAKAN TANAM CABAI (GERTAM) TP PKK KECAMATAN TAMBAKSARI


Jika Anda ingin memulai penanaman mandiri di rumah, beri tahu saya:

Apakah Anda memiliki lahan pekarangan yang luas atau lahan sempit/terbatas?

Jenis benih cabai apa yang ingin Anda tanam (cabai rawit, keriting, atau besar)?

Apakah Anda sudah memiliki media tanam dan pupuk yang siap digunakan?

Saya akan memberikan panduan langkah demi langkah khusus sesuai kondisi rumah Anda.